Profil Umum

Kelurahan Sendangan Tengah merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan dengan masyarakat yang rukun, religius, dan memiliki semangat gotong royong yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.

Secara geografis, Kelurahan Sendangan Tengah terletak di daerah dataran tinggi yang memiliki udara sejuk dengan suhu rata-rata harian antara 20–28°C. Kondisi geografis ini sangat mendukung kegiatan pertanian, terutama tanaman hortikultura seperti sayur-sayuran, bunga, dan tanaman perkebunan rakyat.

Batas-batas wilayah kelurahan adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Sendangan

Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Sendangan Barat

Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Kayuuwi

Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kinali

Luas wilayah Kelurahan Sendangan Tengah kurang lebih ± 1,25 km², yang terbagi atas kawasan pemukiman penduduk, lahan pertanian, dan fasilitas umum. Jumlah penduduk berdasarkan data terakhir mencapai sekitar 1.200 jiwa yang terdiri dari 600 laki-laki dan 600 perempuan dengan kepadatan penduduk rata-rata 960 jiwa/km².

Mayoritas penduduk Kelurahan Sendangan Tengah bermata pencaharian sebagai petani, pedagang kecil, dan pegawai negeri sipil. Selain itu, terdapat pula sektor jasa dan usaha mikro yang berkembang, seperti pengrajin lokal dan warung usaha masyarakat.

Dari sisi sosial budaya, masyarakat Sendangan Tengah dikenal memegang teguh nilai-nilai kekeluargaan, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama. Berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya rutin dilaksanakan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Minahasa.

Dalam bidang pemerintahan, Kelurahan Sendangan Tengah berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, serta terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan kelurahan. Dengan dukungan sumber daya manusia dan potensi wilayah yang dimiliki, Kelurahan Sendangan Tengah berkomitmen menjadi kelurahan yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Apakah kamu mau saya tambahkan juga bagian visi & misi, sejarah singkat, dan potensi wilayah agar lebih lengkap seperti format dokumen profil resmi kelurahan?

DESY M. MAPASA, SE

DESY M. MAPASA, SE

LURAH

SAMIE F.Ch. IROTH, S.sos

SAMIE F.Ch. IROTH, S.sos

SEKERTARIS LURAH

Visi & Misi Kelurahan

Visi

Terwujudnya Kelurahan Sendangan Tengah yang Maju, Mandiri, Tertib, dan Sejahtera Berlandaskan Semangat Gotong Royong dan Nilai-nilai Kebersamaan.

Misi

Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program pembangunan, sosial, dan kemasyarakatan di tingkat kelurahan.

Mengembangkan potensi sumber daya manusia dan ekonomi lokal melalui pemberdayaan kelompok masyarakat, UMKM, dan kegiatan kewirausahaan.

Mewujudkan lingkungan yang bersih, tertib, dan berwawasan lingkungan, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

Memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat sebagai ciri khas budaya Minahasa.

Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak — baik pemerintah, swasta, maupun lembaga masyarakat — untuk mendukung program pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Sendangan Tengah.

Peta Kelurahan Sendangan Tengah

Belum ada peta kelurahan yang diunggah.

Sejarah Kelurahan

Kelurahan Sendangan Tengah merupakan salah satu wilayah yang berada di Kecamatan Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis, kelurahan ini terletak pada koordinat 1°12²2.49³ LU dan 124°47²15.05³ BT, dengan ketinggian sekitar 755 meter di atas permukaan laut dan memiliki kode pos 95692. Batas wilayahnya yaitu sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Kawangkoan Utara, sebelah timur dengan Kecamatan Remboken dan Tompaso, serta sebelah barat dengan
Kecamatan Kawangkoan Barat. Pada masa lampau, wilayah ini masih termasuk dalam Desa Sendangan dan belum dikenal dengan nama Sendangan Tengah. Penamaan tersebut mulai digunakan setelah dilakukan pemekaran wilayah pada tahun 2008, yang kemudian secara resmi ditetapkan

Penduduk awal di Kelurahan Sendangan Tengah berasal dari keluarga Mambo, keturunan Tonaas Alinis Mambo, seorang tokoh adat Minahasa yang memimpin masyarakat pertama di kawasan ini. Mereka datang dari wilayah Sendangan Induk untuk
membuka lahan pertanian karena tanah di daerah ini sangat subur dan cocok untuk bercocok tanam.

Kehidupan awal masyarakat berjalan sederhana, tinggal di rumah panggung
berbahan kayu dan beratap rumbia, serta mengandalkan hasil kebun seperti padi, jagung, dan umbi-umbian. Pemukiman pertama berada di sekitar Lingkungan I yang dikenal sebagai kampung tua. Hingga kini, keturunan keluarga Mambo, Lapian, dan Kasenda
masih menetap di wilayah tersebut.


sebagai kelurahan tersendiri. Pemekaran ini didasari oleh pertumbuhan penduduk dan kebutuhan pelayanan administrasi yang lebih merata. Sejak awal abad ke-19, wilayah ini mulai dihuni oleh masyarakat dari Sendangan yang membuka lahan pertanian baru. Salah satu situs bersejarah yang penting adalah Goa Jepang dengan sekitar lima puluh kamar, peninggalan masa penjajahan Jepang yang kini menjadi saksi sejarah dan dikenal luas oleh masyarakat setempat.

Data Statistik Kelurahan

Total Penduduk

256 Jiwa

Laki-laki

128 Jiwa (50%)

Perempuan

128 Jiwa (50%)

Perbandingan Penduduk (Laki-laki vs Perempuan)

Profesi Penduduk Tahun 2025